Bebie Minta Pembinaan Masyarakat Adat Desa Batu Putih Tetap Berlanjut Pascaterminasi Program KAT
Puruk Cahu, Lintas Mura News– Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie, S.Sos., S.H., S.P., M.M., M.A.P., meminta Pemerintah Kabupaten Murung Raya memastikan pembinaan terhadap masyarakat Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Desa Batu Putih tetap berlanjut meskipun Program Pemberdayaan Sosial KAT telah memasuki masa terminasi.
Menurut Bebie, keberhasilan program yang telah berjalan selama ini harus dijaga melalui pendampingan berkelanjutan agar masyarakat tidak kehilangan akses terhadap berbagai bentuk pemberdayaan yang telah diberikan.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan tanggapan atas pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Rujukan dan Terminasi Pemberdayaan Sosial KAT Desa Batu Putih Tahun 2025 yang digelar Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Jumat (3/7/2026).
Ia menilai kegiatan FGD menjadi langkah penting untuk menyusun arah kebijakan pascaprogram sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh dukungan dari berbagai perangkat daerah sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
"Terminasi bukan berarti program berhenti begitu saja. Justru setelah itu diperlukan kerja sama lintas sektor agar masyarakat tetap mendapatkan pembinaan, pendampingan, serta kesempatan mengembangkan potensi yang telah dimiliki," ujar Bebie.
Politisi tersebut menegaskan, upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Komunitas Adat Terpencil memerlukan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga seluruh pemangku kepentingan agar hasil pemberdayaan dapat berkelanjutan.
Selain itu, ia berharap berbagai sektor seperti pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur dasar tetap menjadi perhatian pemerintah sehingga masyarakat Desa Batu Putih mampu berkembang menjadi lebih mandiri.
Sebagai Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Bebie menegaskan pihaknya siap memberikan dukungan terhadap setiap kebijakan yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Kami berharap rekomendasi yang dihasilkan melalui FGD ini dapat segera ditindaklanjuti sehingga manfaat program pemberdayaan tetap dirasakan masyarakat Desa Batu Putih secara berkelanjutan," tutupnya.(Red)
Posting Komentar