Ketua Komisi I DPRD Murung Raya Soroti Kerusakan Prasasti Peresmian Alun-Alun Jorih Jerah, Minta Segera Diperbaiki
Puruk Cahu, – Kerusakan prasasti peresmian Alun-Alun Jorih Jerah di Kabupaten Murung Raya menjadi sorotan masyarakat. Kondisi prasasti yang terlihat rusak dinilai tidak hanya mengurangi nilai estetika kawasan, tetapi juga berpotensi menghilangkan jejak sejarah pembangunan daerah apabila tidak segera mendapat perhatian dari pemerintah.
Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Murung Raya, Rejekinor, dalam sesi wawancara melalui WhatsApp pada Kamis (3/7/2026), meminta pemerintah daerah dan dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan.
Menurutnya, keberadaan prasasti merupakan simbol penting yang merekam sejarah peresmian suatu pembangunan dan menjadi bagian dari identitas daerah.
"Prasasti ini merupakan kebanggaan suatu daerah sekaligus menjadi penanda sejarah kepemimpinan yang telah melakukan pencanangan atau peresmian sebuah pembangunan. Karena itu, kondisinya harus dijaga dan dipelihara dengan baik agar tetap menjadi bagian dari warisan sejarah yang dapat dikenang oleh generasi mendatang," ujar Rejekinor.
Ia menegaskan bahwa kerusakan prasasti tidak boleh dianggap sebagai persoalan sepele.
Pemerintah diharapkan segera mengambil langkah konkret melalui perbaikan maupun penataan lokasi agar prasasti tersebut terlindungi dari kerusakan lebih lanjut. Selain itu, kawasan sekitar prasasti juga perlu ditata menjadi lebih nyaman sehingga masyarakat maupun pengunjung dapat melihat dan memahami nilai sejarah yang terkandung di dalamnya.
Rejekinor berharap kejadian serupa tidak kembali terulang pada aset-aset bersejarah lainnya di Kabupaten Murung Raya. Menurutnya, setiap prasasti memiliki makna penting sebagai dokumentasi perjalanan pembangunan daerah.
Oleh sebab itu, pelestarian prasasti merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah sekaligus komitmen menjaga identitas daerah bagi generasi yang akan datang.(Pengki)
Posting Komentar